Things That Might Surprise You in College (As a Freshman)

07:00:00

Halo kamu yang sedang mampir di Nadecelleux!

Ntah karena postingan ini magically muncul di Google saat kamu sedang mengetik sebuah keyword, atau karena kamu adalah follower blog ini, atau promosiku tentang post ini di Instagram berhasil, dari manapun kalian berada, welcome! Welcome!

Just a frrriendly reminder, post sebelumnya di blog ini menyebutkan bahwa aku sekarang sedang tinggal di kota Yogyakarta yang terkenal itu, untuk kuliah.

Sesuai janjiku juga di post tersebut, kalau aku bakalan nulis hal-hal yang terkait dengan hidupku yang baru ini, entah tentang Jogja, atau UGM.

Please maafin aku karena baru sempet nulis sekarang. Waktunya sih ada, tapi tenaganya itu lho.... baru kekumpul, hehe.

Oke, jadi nih ya, sebagai maba alias mahasiswa baru, terlepas kamu adalah perantau atau bukan, dunia perkuliahan merupakan dunia yang luar biasa dan sama sekali baru. Ngerasa kaget, asing, agak...takut, bahkan excited bisa kamu rasakan di masa-masa ini. Seperti yang aku rasakan sekarang, gitu.

Jadi, sampai sekarang pun, aku masih sedang mengalami masa-masa penyesuaian diri dalam hampir segala hal di kota perantauan, and sharing them to you guys seems interesting.

So, here are some college-surprises you might find as a freshman!


1. Kangen orang rumah.
Ini tergantung banget sama pribadi masing-masing sih dan umumnya terjadi ke mahasiswa-mahasiswa perantau. Sebelum kuliah udah pingin cepet-cepet kuliah, simply untuk ngerasain 'petualangan' saat hidup sendirian, merantau, dan bebas dari peraturan orang tua yang mengikat.

Sayangnya, living far away from home isn't that easy, sweetie. Bakal ada saat-saat di mana kamu sedang down, dan yang kamu inginkan saat itu juga adalah merasakan keberadaan orang rumah di sekitarmu.

Yah, baper deh.

2. Penting banget untuk jadi se-Indonesia mungkin! 
Nah, masuk ke dunia perkuliahan, poin kali ini emang memang diperuntukkan bagi kalian yang kuliah di Indonesia, ya.

Jadi, di kuliahan tuh mahasiswa datang dari berbagai daerah di Indonesia (atau dunia, bisa jadi). Rasanya pasti lucu ngedenger temanmu ngomong pakai dialek daerahnya masing-masing.

Atau kaget juga dengan betapa beragamnya pola pikir dan nilai-nilai yang dipegang sama teman-temanmu dari daerah-daerah yang berbeda.


And yep, say goodbye sama slang words dari daerah tempat tinggalmu, karena begitu kamu masuk dunia perkuliahan, bisa-bisa kamu dikacangin saat sedang ngomong sesuatu dalam bahasa daerah, karena teman-temanmu nggak ngerti kamu ngomong apa.

(Well, ini bisa jadi keuntungan juga. Jadi, pas kamu lagi kepengen mengumpat-umpat pakai bahasa daerah pun, nggak ada yang paham. Ena'.)

Jadi, kamu bakal lebih sering ngobrol pakai bahasa Indonesia, lebih excited untuk tau bahwa ternyata ragam pribadi yang terbentuk dari budaya yang berbeda tuh macem-macem, yang akhirnya menuntun kamu untuk jadi lebih toleran.

No more "Ah, aku kan orang Jawa Timur/Sunda/Sumatera Utara/blahblah, kalau lagi ngomong, gayanya emang kayak gini.." karena, sudahlah, be neutral, be "Indonesia".


3. You're unknown. 
Kuliah adalah lembaran baru. Walaupun kamu dan rombongan teman-teman SMA mu berada di satu kampus, kayaknya nggak mungkin ya kalau semuanya berada di satu fakultas atau jurusan yang sama.

Di dunia perkuliahan, kamu adalah orang yang bener-bener baru, ibarat kertas yang warnanya putih. Kecuali kalau kamu adalah selebriti atau orang ngetop lainnya, well, ya nggak bakal ada yang tau siapa kamu, atau apa yang bisa kamu lakukan.

Mengetahui bahwa kamu masih 'belum jadi siapa-siapa', inilah saatnya untuk membuat atau membangun kembali identitas yang kamu inginkan.

4. You're not the big fish in the pond, no more... 
Mengutip dari liriknya band Paramore kecintaanku yang judulnya Ain't It Fun, sebenarnya penggalan kalimat ini juga bisa terjadi setiap kamu melangkah ke lingkungan yang bener-bener beda dari yang pernah kamu jalani sebelumnya.


Udah ngerasa sukses dan terkenal di SMA? Udah biasa diandelin teman-teman untuk jobdesc tertentu? Udah dipercaya sama teman-teman dan guru?

Goodbye, goodbye good old times.

Memasuki dunia perkuliahan, nyambung ke poin sebelumnya, you're unknown. Kamu adalah seseorang yang belum diketahui, belum bersinar. Kamu harus memperkenalkan dirimu dari awal lagi, berusaha "menawarkan diri" lagi, berusaha ngedapetin kepercayaan dari orang-orang lagi.

Plus, betapa kagetnya kamu, ternyata di kuliahan, bukan cuma kamu yang hebat!
Kalau di SMA cuma kamu yang paling bisa ngerjain jobdesc A sehingga kamu selalu jadi andalan, selamat datang di kuliahan, di mana orang yang punya skill sama seperti kamu (bahkan lebih!!) itu ada banyakkkk.

Jadi, harus bekerja lebih keras lagi untuk ngebangun personal branding yang lebih kuat!

5. Orang-orang terlihat lebih...berwarna. 
Hiperbola sih, tapi itulah yang aku rasakan. Kebebasan yang ditawarkan dunia perkuliahan pada akhirnya bakal berdampak ke mahasiswanya, entah kenapa 'warna' dari masing-masing mahasiswa jadi lebih terlihat di dunia kuliah.

Bisa jadi karena terpancar dari cara mereka berpakaian, cowok-cowok gondrong ada di mana-mana (which is AMMMAAZIIIING!), atau juga karena banyaknya komunitas yang ada di kampus dengan berbagai macam orang di dalamnya.

**

Nah, walaupun begitu, bagaimanapun bentuk 'shock' yang kamu rasakan saat masih jadi maba, semuanya membuka kesempatan untuk belajar lebih banyak lagi. Ternyata ada banyak hal yang masih belum kamu tau, karena...

...college allows you to see things differently.

Jadi, begitulah, guys, empat poin di atas adalah poin-poin yang ngena banget di aku begitu masuk dunia perkuliahan. Semoga aja tulisan ini bisa membantu buat kalian yang mungkin sedang masa-masa mau masuk kuliah, buat dibaca-baca sama kalian yang sedang mengalami hal yang sama denganku, atau sekedar hiburan hore-hore aja. Suka-suka!

Aku yakin pasti kalian punya college-surprises versi kalian sendiri, ayolah dibagi-bagi di comment box di bawah!

Sampai ketemu lagi di post selanjutnya, yang hopefully masih tetap nyambung sama kehidupan kuliahanku di sini yha. Bye!

You Might Also Like

2 comments

Popular Posts

Subscribe